Menetapkan Produk Online
“Semua sudah ada di internet, apalagi ya yang bisa saya jual? Laku tidak? “. Kata-kata ini mungkin pernah terlintas di benak anda secara sadar atau tidak sadar. Kalau begitu kayaknya susah ya, menjual produk di internet, terlalu banyak saingan. Mau jual barang, sudah banyak yang menjual. Mau jual jasa, saya bukan ahli. Mau jual e-book lebih parah lagi, kan di internet banyak yang free!.
Oke, perhatikan contoh kasus produk “E-BOOK” berkut ini;
Judul e-book yang hendak dijual adalah;
1. Cara Membuat Komputer
2. Kiat Membuat Produk Online
3. Cara Menambah Penghasilan
Menurut anda apakah e-book di atas akan laris di pasar online? Saya jamin 100% tidak akan pernah terjual. Kenapa? Ya itu tadi sudah banyak di pasaran. Tapi bagaimana kalau kita tulis judulnya seperti ini;
1. Cara Membuat Komputer Menghasilkan Uang
2. Kiat Membuat Produk Online Menghasilkan Uang
3. Cara Menambah Penghasilan Keuangan
Bagaimana? Sudah ada kemungkinan? Bagaimana dengan judul e-book ini ;
1. Cara Membuat Komputer Menghasilkan Uang Rp. 500.000,00 per-hari.
2. Kiat Menjual Produk Online Menghasilkan Uang Rp. 500.000,00 per-hari.
3. Cara Menambah Penghasilan Keuangan Rp. 500.000,00 per-hari.
Kalau saya tawarkan judul e-book di atas, judul mana yang akan anda jual. Apapun pilihan anda tetapi satu yang pasti bahwa produk online ada dalam kreativitas anda. Jadi….nilain produk anda tidak mutlat ditentukan oleh isinya tetapi juga bagaimana anda mengemasnya dalam kata-kata. Salam sukses…..!!!
Untuk pembahasan lengkap, tentang artikel di atas, silahkan
Qbonk adalah aku pemilik blog ini. Qbonk senang menulis artikel komputer, membuat ebook komputer dan saat ini melakoni bisnis online.

Kayaknya jelas2 lagi nipu orang,
Masih mending kalo beneran pernah dialami pada penulis sendiri (Rp. 500,000,- per hari)…
Misalnya di PAKSA beli salah satu dari judul2 diatas, saya akan milih “Cara Membuat Komputer Menghasilkan Uang”, Tapi bukan yang ini “Cara Membuat Komputer Menghasilkan Uang Rp. 500.000,00 per-hari.” Bohongnya berlebihan, jadi orang susah percaya.
[Reply]
@yoAI | Trims berat atas komentar anda dan telah memberi saya pelajaran baru. Mohon maaf jika tulisan saya ini berkesan kurang bagus pada contoh 3 di atas. Yang saya maksud di atas sebenarnya adalah contoh mengemas kata-kata penjualan pada mutu produk yang sama. Saya juga sependapat dengan anda dengan anda bahwa tidak mungkin kita menipu orang jika tidak pernah mengalami. Sekali lagi ini hanya contoh dan jika yang membaca artikel ini merasa sudah bisa memilih no 3 saya kira pilihan ada pada mereka.
Skali lagi trims ya anda sudah mengingatkan saya untuk merefleksi diri. Salam sukses untuk anda !
[Reply]